Rabu, 24 Februari 2010

ZIGBEE

Teknologi ZigBee merupakan teknologidengan data rate rendah (Low Data Rate), biaya murah (Low cost), protokol jaringan tanpa kabel yang ditujukan untuk otomasi dan aplikasi remotecontrol. Komite IEEE 802.15.4 kemudian mulai bekerja pada standar data rate rendah tidak lama kemudian. Aliansi ZigBee dan IEEE kemudian memutuskan untuk bergabung dan ZigBee merupakan nama komersiil dari teknologi ini. ZigBee diharapkan mampu memberikan biaya yang murah serta daya yang rendah untuk koneksitas antara peralatan dengan konsumsi daya baterai hingga beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun tetapi tidak memerlukan transfer data setinggi yang digunakan Bluetooth.

Prinsip kerja ZigBee
ZigBee memanfaatkan penuh kelebihan dari physical radio yang amat berguna dari standar IEEE 802.15.4. ZigBee menambahkan jaringan logika, keamanan (security) dan perangkat aplikasinya (Application Software).
2.1 Stack Protocol
Stack protocolnya terdiri atas PHY dan MAC layer dari IEEE, Network/Security layer serta
Application framework dari ZigBee Alliance flatform serta Application/Profiles yang bisa berasal
dari ZigBee atau OEM. Fitur dari Stack Protocol Zigbee seperti:
- Mudah diaplikasikan dengan mikrokontroler berkapasitas rendah seperti mikrokontroler 8 bit 80C51 dari ATMEL
- Memiliki stack protocol yang sangat Compact
- Mendukung hingga slave yang amat sederhana sekalipun

Tugas masing-masing bagian dari protokol ZigBee:
a. Layer Aplikasi (Application layer)
Merupakan bagian yang mengkoordinasikan antara kode khusus aplikasi antara driver perangkat keras dengan segala sesuatu yang diperlukan pada suatu proyek pembuatan aplikasi. Dibagian ini mencakup ZDO (ZigBee Device Object) berperan untuk:
- Menentukan peranan dari perangkat ke jaringan (misal sebagai Koordinator ZigBee ataukah hanya perangkat akhir)
- Melakukan inisiatif atau merespon permintaan
binding
- Memastikan koneksi yang aman diantara salah satu perangkat keamanan ZigBee seperti public
key, symmetric key, dan lain sebagainya.
b. Layer pendukung aplikasi (Application Support layer)
Bagian terendah dari layer aplikasi yang memberikan layanan:
- Pencarian (Discovery): berkemampuan mencari perangkat lain yang bekerja didalam wilayah operasi sebuah perangkat
- Binding: menyatukan 2 atau lebih perangkat berdasarkan layanan masing-masing dan kebutuhannya dan juga melanjutkan pesan diantara perangkat perangkat pembatas.
c. Layer jaringan (Network layer)
Secara dinamis melakukan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan jaringan seperti :
- Secara dinamis mengatur, mengkonfigurasi jaringan serta self healing beast
- Pengamatan dari titik-titik terminal
- Melakukan fungsi routing dan keamanan.
d. MAC layer
Menerapkan pengalamatan berdasarkan 64- bit IEEE dan pengalamatan pendek 16-bit. MAC
mengkoordinasi transceiver untuk mengakses jalur radio bersama (shared radio link). Karakteristik jaringan:
- Kemampuan jaringan maksimum bisa mencapai 2 64 node
- Menggunakan pengalamatan lokal, jaringan sederhana hingga 65000 (264) node dapat dibentuk
Ada tiga kategori dari perangkat:
- Network coordinator
- Full Function Device (FFD)
- Reduced Function Device (RFD)
- Struktur Frame sederhana (Berorientasi pada Beacon)
- Berasosiasi/tidak berasosiasi
- Sekuriti AES-128
- CSMA-CA akses kanal (bukan Beacon)
- Struktur frame super tambahan dengan Beacon
- Mekanisme GTS (untuk prioritas tinggi)
e. Physical layer
Frekwensi kerja dan Data rate dari ZigBee di dunia di tunjukkan pada gambar 3 berikut:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar